Waktunya menghabiskan sisa2 waktu bersama my beibeh…enaknya ngapain coba? ngapain yah?!?!?!? deng…ding…dong…dong…
Eh…akhirnya blogwalking yuuukkkssss…even…beibe satu ini paling gak demen yang namanya blogwalkinglah, chattinglah…pokokna yang serba berbau dunia maya dia paling gak doyan…lah jaman sekarang aja dia kagak poenya FS…tapi anehnya FACEBOOK dianya poenya, anehnya lagi gak ada namaku di list friendnya yang di facebook…apa coba?!?!?!?!…tapi tak apalah…aku juga jarang buka facebookku yang ribet ituh.
Pilih2 baca blog yang mana ney? ampe bosen ngebaca2…tiba2 yang kita diem dengan serius ngebaca salah satu blog terfavorit abad ini…whuaaaaa dan dengan mata yang terbelalak…dengan mata melotot kita pandangin screen saver computer ituh.
Singkat cerita dia bertanya padaku…
“Rik…kalo kamu punya mainan rusak mau d apain emangnya…?”
“Aduh wi…maap aja ya…dari aku kecil ampe sekarang ini aku gak pernah punya mainan ampe rusak…aku selalu ngejaga mainan2 favoritku…gak bakal deh aku rusakin jadi aku sama sekali gak punya mainan yang rusak, semuanya masih tetep utuh…tersimpan rapi di dalem rak kacaku…!”
…dan kamu yang hanya tersenyum kecut mendengar jawabanku. Ya aku bisa baca pikirannya setelah blogwalking…marah…kecewa…bete…campur aduk…ya tak mengapa lah…yang penting aku masih ada di sini menemanimu…
Yang pada akhirnya my beibeh menyadari siapa aja yang punya hati tulus selama ini. Siapa yang udah buat dirimu terpuruk sebegitu jauhnya dan siapa yang pada akhirnya membantu kamu untuk bangun dan berdiri lagi. Orang itu adalah dia yang beberapa waktu lalu tersisihkan…dan dialah yang sekarang ada di sisimu. whuaaahhhh….mari kita lupakan sejenak orang2 yang udah MENIPUMU SELAMA INI…yang tidak setia menjadi temanmu…yang tidak tulus mengulurkan tali persahabatan. Biarkan waktu nanti yang berbicara percaya deh semua ada balasannya kok say…don’t worried about everything.
Mariiii…dengerin bareng lagunya afgan…my new favo singer…suit…suit…yang jadi nada sambung pribadiku. Cause…then u always sing that song for me…
Tersadar didalam sepiku
Setelah jauh melangkah
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekap tanganmu
Terima kasih cinta untuk segalanya
Kau berikan lagi kesempatan itu
Tak akan terulang lagi
Semuaaa kesalahanku yang pernah menyakitimu
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu
Terima kasih cinta untuk segalanya
Kau berikan lagi kesempatan itu
Tak akan terulang lagi
Semuaaa kesalahanku yang pernah menyakitimu (terima kasih cintanya afgan)
(Begitulah dasyatnya kekuatan cinta yang bisa untuk memaafkan setiap kesalahan yang pernah terjadi)